Cara Kuliah di Turki Jalur Mandiri

Bogazici universityKuliah di Turki Jalur Mandiri – Sudah apply beasiswa tapi tak kunjung dapat? atau mungkin kamu ingin pergi merantau ke negara lain sambil melanjutkan pendidikan? Jalur mandiri bisa menjadi pilihan.

Turki bisa menjadi salah satu destinasi negara dengan kampus-kampus berkualitas yang perlu kamu pertimbangkan. Proses berangkat ke Turki, apalagi untuk melanjutkan pendidikan, relatif mudah dan terjangkau.

Bahkan kabar baiknya, banyak kampus di Turki yang tidak mensyaratkan tes TOEFL atau IELTS sebagai syarat masuknya. Lalu, apa saja sih yang harus kamu persiapkan untuk melanjutkan pendidikan ke Turki dengan biaya mandiri? Berikut ulasannya..

Ujian ini semacam ujian masuk bagi perguruan tinggi negeri di Indonesia. Setiap tahunnya ujian YOS dipenuhi oleh para calon pelajar yang ingin berangkat ke Turki. Biaya mengikuti ujian YOS, berkisar 400 hingga 500 ribu rupiah, bisa berubah sewaktu-waktu.

Sementara lokasi ujian berada di Jakarta dan tersedia sekitar 1500 kursi bagi calon pelajar dari Indonesia dan telah disubsidi pemerintah Turki hingga 90%. Pendaftaran biasa dibuka secara online di website resmi kedutaan.

Materi yang diujikan tentu berbahasa Indonesia, dengan total 80 soal dalam waktu 120 menit. Materi yang diujikan adalah logika atau IQ sebanyak 50%, Matematika 35% dan Geometri 15%. Selanjutnya kamu tinggal menunggu pengumuman kelulusannya. Oleh sebab itu kuliah di Turki jalur mandiri bisa jadi pilihan.

  • Berkas Kuliah di Turki

Setelah diumumkan telah diterima di universitas yang kamu mau, saatnya melakukan persiapan berkas. Berkas pertama yang harus disiapkan sebelum apply visa pelajar adalah SKCK dan paspor.

Setelah itu, kamu bisa membayar biaya visa sebanyak 60 dolar di kedutaan. Selain itu, untuk keperluan pemberkasan kampus, kamu perlu mempersiapkan ijazah dan transkrip nilai asli dan yang telah diterjemahkan serta surat keterangan sehat dari rumah sakit (asli dan terjemah). Ini salah satu syarat kuliah di Turki jalur mandiri.

Bagi kamu yang mendaftar di kampus dengan pengantar bahasa Inggris, akan lebih aman bagimu untuk sudah memiliki hasil tes TOEFL dan IELTS dari Indonesia. Mengapa dari Indonesia? Sebab, harga tes sejenis versi internasional jauh lebih mahal.

  • Persiapkan Dana Kuliah di Turki

Ini merupakan poin paling krusial bila kamu ingin melanjutkan studi di Turki secara mandiri. Kita akan bahas satu persatu berapa biaya yang harus kamu keluarkan.

Sebelum menuju kedutaan untuk mengurus dan membayar visa, maka kamu harus menuju kepolisian untuk mengurus SKCK luar negeri dengan biaya sekitar 60 – 70 ribu rupiah.

Selanjutnya berbagai dokumen yang kamu terjemahkan dalam versi tersumpah, bisa dibanderol dengan harga 100 ribu perlembarnya, tinggal kalikan saja dengan berapa lembar dokumen yang ingin kamu terjemahkan. Tahap terakhir di kedutaan adalah membayar biaya visa pelajar sebanyak $ 60. Inilah cara kuliah di Turki jalur mandiri yang harus dijalankan.

Selanjutnya, kamu dapat memesan tiket ke Turki dengan kisaran harga 5 hingga 8 juta. Biaya bisa berubah lebih murah atau lebih mahal ya. Sementara itu, keuangan pasca kedatangan bisa kamu perkirakan dengan budget yang kamu punya. Kira-kira seperti ini gambaran kebutuhan saat berada di Turki, dihitung dengan mata uang Turki.

  • Biaya kuliah per semester (tergantung jurusan yang diambil) berkisar 1-2 juta rupiah. Bagi kamu yang ingin melanjutkan kuliah di bidang kedokteran, biaya yang dikeluarkan berkisar 7-10 juta rupiah persemesternya.
  • Biaya sewa rumah bersama : 700 – 1000 tl. Siapkan pula uang deposit sebesar 200-400 tl, bila rumah yang ingin kamu sewa sudah lengkap perabotannya. Sewa rumah akan terasa lebih murah bila kamu sharing dengan pelajar lain.
  • Asuransi kesehatan wajib dimiliki di Turki, sebesar 300 tl
  • Ikamet (izin tinggal di Turki) sebesar 165 tl.
  • Listrik, air dan Wifi (bila tidak termasuk biaya sewa rumah) sebesar 200 tl dalam sebulan
  • Gas sebesar 170 – 200 tl sebulan tergantung pada cuaca yang ada. Bila musim dingin datang, tentu pemakaian gas akan menjadi lebih banyak.
  • Transportasi sebesar 60 tl sebulan. Ini juga tergantung dari jauh dekatnya kamu ke tujuanmu. Bila kamu berjalan kaki, tentu akan jauh lebih hemat. 60 tl digunakan hanya untuk pulang pergi dari rumah ke kampus dengan jarak yang cukup jauh.
  • Makan sebesar 60 tl sebulan. Bahan makanan di Turki cenderung lebih murah. Selain itu, ada banyak masjid yang menyediakan kebutuhan pokok yang biasa dibagi secara gratis. Dengan 60 tl sebulan, kamu bisa makan ayam, buah dan susu juga lho.
  • Paket data sebesar 20 tl. Paket data merupakan hal yang cukup mahal di Turki.
    fakultas ilahiyat di Turki
  • Melalui Agen Pendidikan ECC

Cara lain untuk bisa adalah melalui agen pendidikan kuliah di Turki. Yaitu ECC, merupakan agen pendidikan di Turki. ECC yang sudah berpengalaman mengantarkan siswa ke Turki menjadikan segala kebutuhan terasa mudah. Dan memang salah satu fokus negara adalah Turki.

Anda cukup konsultasi, piliha universitas, segala hal akan diuruskan. Biayanya pun terbuka antara pihak ECC, dan orang tua. Oleh sebab itu ECC bisa menjadi pilihan sebagai pengantar cita-cita di negara Indah di dunia.

Informasi ini diambil dari kebanyakan pelajar disana, besar tidaknya pengeluaran kamu tentu kamu sendiri yang dapat mengaturnya. So.. Enjoy Turkiye!

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *